ASDP Batulicin operasikan tujuh kapal jelang Nataru

Batulicin – PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, mengoperasikan tujuh unit kapal menjelang Perayaan Natal dan tahun baru (Nataru) tujuan pelabuhan Batulicin-Tanjung Serdang Kotabaru dan sebaliknya.

“Mekanismenya, enam unit kapal diopersikan dan satu unit berjaga-jaga. Apabila terjadi lonjakan penumpang maka semua kapal dioperasikan,” kata Kepala PT ASDP Cabang Batulicin Yefri Hendri melalui Manajer Usaha Zainal Abidin, di Batulicin Jumat.

Tujuh kapal yang disiapkan diantaranya Kapal Milik PT ASDP Sendiri KMP Gutila, KMP Teluk Cindrawasih, KMP Kerapu III dan KMP Lemuru. Milik jembatan Nusantara yakni KMP Mahamkam dan KMP Musi sedangkan Milik PT DLU KMP Truno Joyo.

Ia mengatakan, agar pelayanan pelayaran lebih maksimal, PT ASDP memberi batasan waktu bagi kapal yang melaksanakan bongkar muat penumpang selama 18 menit.

“Jika sudah 18 menit maka kapal yang bersandar ada penumpang atau tidak ada penumpang wajib berangkat ke pelabuhan tujuan,” tegasnya.

Sementara ini kalau dilihat dari kondisi penumpang di lapangan, jumlah penumpang dari pelabuhan Batulicin-Tanjung Serdang dan sebaliknya belum mengalami lonjakan secara signifikan, sehingga jumlah penumpang yang ada masih bisa terlayani dengan enam unit kapal.

Enam unit kapal pada November 2022 mengangkut penumpang hingga 21.509 orang dan 18.849 unit kendaraan baik roda dua dan 12.443 Unit kendaraan roda empat.

terhitung sejak 1-20 Desember 2022 mengangkut penumpang hingga 22.929 orang, kendaraan roda dua sebanyak 18.838 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 12.869 unit. Jumlah penumpang tersebut sudah termasuk penumpang dari Pelabuhan Batulicin dan Tanjung Serdang.

Diprekdisi pada liburan Natal dan pergantian tahun akan ramai penumpang, pasalnya bertepatan dengan acara Batulicin Festival dan puncaknya pada malam tahun baru.

“Meski demikian, kami tetap siaga untuk mengantisipasi kemacetan dan antrean panjang penumpang kapal di Pelabuhan. Apabila hal tersebut terjadi maka pihak ASDP akan mengoperasikan tujuh unit kapal,” jelasnya. (Ant)