Gubernur berharap pengusaha mampu gerakkan ekonomi perbatasan

Tarakan – Gubernur Kalimantan Utara mengharapkan Asosiasi Pengusaha Perbatasan Indonesia (Asppindo) mampu mengerakkan ekonomi di kawasan yang berbatasan langsung dengan Sabah dan Serawak, Malaysia bagian timur.

‘Sebagai mitra pemerintah, Asppindo diharapkan dapat menjalin sinergisitas antara pemerintah dengan para pelaku usaha dan pelaku industri perbatasan untuk bahu-membahu menggerakkan roda perekonomian,” kata Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang di Tanjung Selor, Rabu.

Asppindo yang menjadi wadah para pengusaha di perbatasan ini diingatkannya untuk tidak hanya mengejar keuntungan semata.

“Berusaha memang harus ada untung, kalau rugi tidak usah usaha. Tapi utamakan kebutuhan sembilan bahan pokok dan melayani masyarakat di perbatasan,” kata Zainal.

Gubernur yakin bahwa Asppindo akan mampu meningkatkan perannya agar perekonomian menjadi semakin baik dan bertumbuh yang ditandai semakin besar inisiatif dan kepedulian dari pengurus.

Pasca pandemi COVID-19, perekonomian semakin berkembang diiringi dengan berjalannya pembangunan infrastruktur di Kaltara.

Upaya untuk membangun masyarakat diharapkan semakin menyeluruh sehingga kesejahteraan semakin nyata di perbatasan.

Lahirnya Asppindo menjadi wadah untuk menghimpun semua pengusaha perbatasan. “Jadi kalau ada pengusaha yang belum masuk diajak untuk bergabung sehingga lebih luas untuk melayani masyarakat perbatasan,” kata Zainal.

Dia juga berharap Asppindo menjadi pelopor terbentuk Asspindo di provinsi yang memiliki wilayah perbatasan negara. Organisasi ini juga telah dipantau oleh Menteri Perekonomian Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

“Mungkin ini yang pertama. Mudah-mudahan tujuh provinsi yang memiliki perbatasan segera membentuk Asppindo dan memiliki induknya nanti. Mudah-mudahan inisiasi ini berkembang lebih baik,” katanya. (Ant)